jump to navigation

Permasalahan e-Procurement Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Solusinya: Dalam Persfektif Manajemen Operasional – Dedy Cahyadi 02 Feb 2010

Posted by dc09 in Jurnal Vol 4 Jul 2009.
trackback
Government e-Procurement System  (Sistem Elektronis Pengadaan Pemerintah/SEPP) merupakan salah satu aplikasi pemerintahan yang juga memiliki fungsi sebagai media transparansi pemerintahan dalam proses pengadaan barang/jasa kepada masyarakat, terutama untuk kalangan dunia usaha, selain itu juga mampu mereduksi biaya yang timbul dalam proses pengadaan dan menimbulkan kompetisi yang sehat antar sesama rekanan. Melihat manfaat yang cukup besar dari penerapan e-Procurement, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memutuskan untuk menerapkan sistem ini dengan bekerjasama dengan Pemkot Surabaya, namun  dari tahun 2006 hingga 2008, implementasi dari sistem e-Procurement Pemprov Kaltim mengalami kegagalan. Dari hasil observasi, wawancara dan studi literatur, didapatkan bahwa ada permasalahan teknis dan non-teknis yang menjadi faktor penghambat dalam proses implementasi.  Permasalahan yang timbul dalam penerapan e-Procurement Pemprov Kaltim dapat diselesaikan dengan melakukan perubahan tata kelola yang membawa pada konsekuensi perubahan pada kuantitas dan kualitas SDM, peningkatan anggaran dan pengetatan regulasi (perangkat hukum).

Kata Kunci : e-Procurement, Provinsi Kalimantan Timur, Manajemen Operasional, e-Services, e-Government

Jurnal Vol 4 No.2 Juli 2009 (Artikel ke-2)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: